ASJ : Administrasi Server Jaringan
Site title : Definisi Administrasi Jaringan, Spesifikasi Hardware dan Software, DNS Server, Hosting dan Domain
Nama : Irfan Maulana Aziz
Guru Pengampu : Selamet Hariadi
Pertemuan : ke-1, hari Jumat, Tanggal 22 Agustus 2014
Abstrak : Server adalah ibarat pelayan yang memiliki hak untuk mengatur.
Server disebut sebagai pelayan dikarenakan fungsi server secara keseluruhan adalah memberi layanan (service) kepada client yang saling terhubung satu sama lain dalam satu jaringan.
Pengertian Administrasi Server Jaringan
Administrasi
Server Jaringan adalah pengontrolan atau
pengelolaan akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya.Administrasi itu sendiri merupakan suatu hal yang
berhubungan dengan pengelolaan, pemberian jasa atau bantuan, dan
1 Windows XP SP22 Bandwith Manager3 Anti Virus ( Avast, Avira, AVG, Kaspersky )4 Anti Spyware5 Design Tool ( Photoshop, Corel draw, ACDsee )6 Browsing Tool ( IE, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome )7 Chatting Tool ( MSN, Yahoo Messenger, ICQ, Skype )8 Software Pendukung ( WinRar, Adobe Reader, OpenOffice )
1 Windows XP SP22 Billing System ( Billing Explorer Server )
1 Windows XP SP22 Billing System ( Billing Explorer Client )3 Anti Virus ( Avast, Avira, AVG, Kaspersky )4 Browsing Tool ( IE, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome )5 Chatting Tool ( MSN, Yahoo Messenger, ICQ, Skype )
pelayanan dan Server merupakan suatu bagian terpenting dari sebuah jaringan yang bertugas untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh client. Server juga didukung oleh processor dan RAM yang besar juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus yang disebut sebagai sistem operasi jaringan.
beberapa hal umum yang harus di kuasai seorang network administrator ;
- Pengetahuan dasar tentang komputer teori maupun praktek, hal ini sangat penting karena tidak mungkin menjadi seorang administrator jaringan komputer namun bagaimana kerja sistem komputer sendiri tidak dikuasai dengan baik.
- Pengetahuan tentang berbagai perangkat keras jaringan komputer seperti ; repeater, hub, switch, router, antena, kabel dan berbagai perangkat pendukung lainnya, pemahaman meliputi cara kerja, pemasangan dan konfigurasi.
- Pemahaman tentang routing teori maupun konfigurasi harus di kuasai dengan baik agar mampu membangun jaringan dengan baik hal ini sangat diperlukan terutama jika komputer ataupun sub organisasi perusahaan sangat banyak.
- Pengetahuan tentang sistem keamanan komputer terutama jaringannya ( network security) akan sangat membantu dan memberikan nilai lebih.
- Selain kemampuan teori maupun praktek yang harus dikuasai dengan baik hal lain adalah memiliki etika profesional, tanpa etika dan sikap seorang profesional yang baik maka semua kemampuan teori maupun praktek yang dikuasai tidak akan berarti banyak.
Fungsi Administrator Jaringan meliputi :
- Security management: menitik beratkan kerja mencakup masalah network administrator keamanan mencakup hal-hal berikut:
- Firewall adalah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalulintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalulintas yang dianggap tidak aman.
- Username: username akan digunakan sebagai informasi log in password control: yaitu pengendalian pasword yang dimiliki oleh sebuah sistem.
- Resource access: network admin mampu melakukan pembatasan penggunaan sumber daya sesuai dengan hak akses yang diberikan.
Kebutuhan Software dan Hardware
- Komputer Server ( disesuaikan ):
1 MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
2 Ram : 1 Ghz
3 Harddisk : 160 GB
4 NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
5 Drive : DVD / CD Writer
6 Spesifikasi lain : Sesuai kebutuhan
7 UPS dan Stabiliser
- Komputer Client ( disesuaikan ):
1 MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
2 Ram : 512 MB
3 Harddisk : 40 Ghz
4 LAN Card : 10/100 Mbps
5 VGA Card : Disesuaikan untuk Game
6 Spesifikasi lain : Sesuai kebutuhan
7 Ups dan Stabiliser
- Komputer Billing:
Karena hanya menjalankan software Billing, maka kita tidak perlu menggunakan komputer dengan spesifikasi yang tinggi.
- Modem ( ADSL Support )
Dikarenakan koneksi yang di gunakan adalah Speedy, maka kita menggunakan modem yang support dengan ADSL. Disini kebutuhan Router tidak diwajibkan karena modem ini biasanya dapat digunakan sebagai router.
- Switch/Hub
Karena terdiri dari beberapa komputer, maka kita perlu menggunakan Hub. Fungsinya adalah menghubungkan komputer satu sama lain.
Software
Untuk software kita bisa menggunakan beberapa software yang merupakan opensource, software tersebut biasanya banyak tersedia. Namun bila tetap menggunakan software non opensource kita dapat membelinya di websitenya.
- Komputer Server ( sesuai keinginan ):
- Komputer Billing:
- Komputer Client ( disesuaikan ):
6 Software Pendukung ( WinRar, Adobe Reader, OpenOffice )
Cara Kerja DNS
Domain Name System (DNS) merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan/mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya.
Struktur database DNS berbentuk hierarki atau pohon yang memiliki beberapa cabang. Cabang-cabang ini mewakili domain, dan dapat berupa host, subdomain, ataupun top level domain.
Domain teratas adalah root. Domain ini diwakili oleh titik. Selanjutnya, domain yang terletak tepat di bawah root disebut top level domain. Beberapa contoh top level domain ini antara lain com, edu, gov, dan lain-lain. Turunan dari top level domain disebut subdomain. Domain yang terletak setelah top level domain adalah second level domain, dan domain yang berada di bawah second level domain disebut third level domain, begitu seterusnya
Mesin DNS bisa menggunakan Server OS Windows server yang dijadikan mesin DNS atau sebuah Server dengan OS Linux dengan menjalankan daemon seperti BIND (Berkeley Internet Name Domain) / DJBDNS yang sering digunakan, hampir 75 % implemetasi DNS menggunakan BIND.
Struktur database DNS berbentuk hierarki atau pohon yang memiliki beberapa cabang. Cabang-cabang ini mewakili domain, dan dapat berupa host, subdomain, ataupun top level domain.
Domain teratas adalah root. Domain ini diwakili oleh titik. Selanjutnya, domain yang terletak tepat di bawah root disebut top level domain. Beberapa contoh top level domain ini antara lain com, edu, gov, dan lain-lain. Turunan dari top level domain disebut subdomain. Domain yang terletak setelah top level domain adalah second level domain, dan domain yang berada di bawah second level domain disebut third level domain, begitu seterusnya
Mesin DNS bisa menggunakan Server OS Windows server yang dijadikan mesin DNS atau sebuah Server dengan OS Linux dengan menjalankan daemon seperti BIND (Berkeley Internet Name Domain) / DJBDNS yang sering digunakan, hampir 75 % implemetasi DNS menggunakan BIND.
Top-Level DomainsPada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:
- com : Organisasi Komersial
- edu : Institusi pendidikan atau universitas
- org : Organisasi non-profit
- net : Networks (backbone Internet)
- gov : Organisasi pemerintah non militer
- mil : Organisasi pemerintah militer
- num : No telpon
- arpa : Reverse DNS
- sch.id : sekolah
- .co.id: cooperation Indonesia
- .go.id: government indonesia
- xx : dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)
Cara Kerja DNS (Domain Name System)
Secara sederhana cara kerja DNS bisa dilihat pada gambar berikut ini:
Secara sederhana cara kerja DNS bisa dilihat pada gambar berikut ini:
DNS menggunakan relasi client – server untuk resolusi nama. Pada saat client mencari satu host, maka ia akan mengirimkan query ke server DNS. Query adalah satu permintaan untuk resolusi nama yang dikirimkan ke server DNS.
- Pada komputer Client, sebuah program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan IP Address (forward lookup query). Sebuah program aplikasi pada host yang mengakses domain system disebut sebagai resolver, resolver menghubungi DNS server, yang biasa disebut name server.
- Name server meng-cek ke local database, jika ditemukan, name server mengembalikan IP Address ke resolver jika tidak ditemukan akan meneruskan query tersebut ke name server root server.
- Terakhir barulah si client bisa secara langsung menghubungi sebuah website / server yang diminta dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh DNS server.
Pengertian Hosting dan Domain
Pengertian Hosting dan Domain menurut wikipedia
Menurut wikipedia di halaman artikelnya yaitu: Layanan hos web, bahwa hosting adalah: jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS
Sedangkan Pengertian Domain menurut artikel di halamannya yang berjudul Nama Domain yaitu: nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama Domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar